Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, Habib Ubaidillah Al Hasany, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Dody Taufiq Wijaya sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) yang baru. Dody ditetapkan sebagai ketua umum, dalam seremoni penutupan Munas X LDII pada Kamis (9/4/2026) di Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta.
Pemilihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) LDII yang berlangsung pada 7–9 April 2026 di Grand Ballroom Minhajurosyidin, Jakarta Timur. Terpilihnya Dody Taufiq Wijaya diharapkan mampu membawa semangat baru dalam kepemimpinan organisasi, khususnya dalam memperkuat konsolidasi internal serta melanjutkan program-program strategis LDII.
Dalam pernyataannya, Dody menekankan pentingnya keselarasan dalam organisasi. “Konsolidasi internal diperlukan untuk memastikan seluruh elemen berjalan searah sehingga manfaatnya dapat dirasakan bersama,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kepemimpinan yang efektif bukan sekadar mengarahkan, tetapi juga membina. “Pemimpin bukan bersifat bos, melainkan coach atau mentor,” tambahnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Ubaiidah, Kertosono, Jombang, Habib Ubaidillah Al Hasany mendukung keputusan LDII sekaligus mengapresiasi kepemimpinan baru. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa kontribusi yang lebih luas, dan kehadiran LDII semakin terasa manfaatnya di tengah masyarakat, “Selamat dan sukses atas terpilihnya Ketua Umum LDII yang baru. Semoga mampu menjalankan amanah, serta semakin banyak memberikan manfaat bagi bangsa, negara, dan utamanya agama,” ungkapnya.
Munas LDII tersebut turut dihadiri berbagai peserta dari seluruh penjuru Indonesia yang menaruh harapan besar, agar kepemimpinan baru dapat menjalankan program organisasi secara optimal dan berdampak luas bagi masyarakat.









