Nganjuk (2/1). Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono bersama Ponpes Millenium Alfiena Lengkong menggelar pengajian akhir tahun, untuk menjaga pergaulan generasi muda di saat pergantian tahun. Kegiatan itu dihelat di GOR Ponpes Al Ubaidah Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Rabu (31/12).

Kegiatan ini menjadi strategi untuk membina karakter generasi muda, agar mereka mengisi pergantian tahun dengan aktivitas keagamaan, edukatif, dan bermanfaat, serta menjauhkan diri dari berbagai perilaku hedon, konsumerisme, dan hal-hal lain yang cenderung kepada kemaksiatan.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Camat Kertosono, Widi Cahyono. Ia memuji jajaran pengurus Ponpes Al Ubaidah atas terselenggaranya pengajian akhir tahun tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah luar biasa dalam menyambut pergantian tahun dengan cara yang positif dan tetap berada dalam koridor nilai-nilai keagamaan.

“Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak muda, yang menikmati pergantian tahun namun tetap dibingkai dengan nilai-nilai keagamaan. Harapannya, acara seperti ini tidak hanya dilaksanakan tahun ini, tetapi bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujar Widi Cahyono.

Ia juga berpesan kepada para santri dan generasi muda Ponpes Al Ubaidah agar selalu patuh, tawadhu, serta mengamalkan ajaran para guru dan ustad dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, Widi Cahyono mengingatkan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak, dengan menyaring informasi dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang bernilai positif.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Kertosono, Habib Ubaidillah Al Hasany, menyambut hangat kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kertosono yang telah meluangkan waktu di malam pergantian tahun, untuk memberikan pembekalan kepada para santri, “Di tengah tanggung jawab besar Forkopimcam pada malam tahun baru, kehadiran mereka di sini adalah bentuk cinta dan kasih sayang kepada generasi muda. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang sesungguhnya,” ungkap Habib Ubaidillah.

Ia menambahkan, saat ini terdapat kekhawatiran terhadap generasi muda yang lahir di Indonesia, namun tidak memiliki jiwa kebangsaan. Oleh karena itu, Ponpes Al Ubaidah terus menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan provinsi dalam memberikan pembekalan kepada para santri yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Habib Ubaidillah berharap pembinaan dari Forkopimcam Kertosono dapat terus berlanjut, khususnya bagi santri Ponpes Al Ubaidah. Menurutnya, pengajian akhir tahun ini bukan sekadar perayaan, melainkan upaya menjaga generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif di malam pergantian tahun.

Kegiatan pengajian akhir tahun tersebut diikuti sekitar 400-an peserta. Selain pengajian, acara juga dimeriahkan dengan penampilan drama oleh generasi muda, serta kegiatan outbound untuk menumbuhkan kerukunan dan kekompakan.