Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pembinaan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung program nasional. Hal ini selaras dengan pembekalan yang disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam gelaran Munas ke-10 LDII di Grand Ballroom Minhajurosyidin, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dahnil menegaskan karakter warga LDII yang rapi, bersih, dan kompak merupakan kekuatan besar yang dapat disinergikan dengan agenda pemerintah, seperti program Indonesia Bersih dan Indonesia Indah, “LDII itu dikenal selalu rapi, bersih, dan kompak. Watak ini bisa disinergikan dengan agenda pemerintah, seperti program Indonesia Bersih dan Indonesia Indah,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Kertosono, Habib Ubaidillah Al Hasany, menyampaikan bahwa nilai kebersihan, kerapian, dan kekompakan telah lama menjadi bagian dari budaya pendidikan di lingkungan pondok, “Sudah sejak lama, kami membiasakan para santri untuk hidup bersih, tertib, dan bekerja sama yang baik. Nilai ini bukan hanya untuk lingkungan pondok, tetapi juga sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembiasaan tersebut dilakukan secara konsisten melalui berbagai kegiatan, mulai dari menjaga kebersihan asrama, lingkungan belajar, hingga kerja bakti rutin yang melibatkan seluruh santri. Menurutnya, hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter santri yang disiplin dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa apa yang disampaikan oleh Wamenhaj menjadi penguat bahwa peran pondok pesantren sangat strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan harmonis, “Pondok pesantren memiliki peran besar dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda. Kami siap mendukung program pemerintah, termasuk mewujudkan lingkungan yang bersih, indah, dan penuh kebersamaan,” tambahnya.
Dengan demikian, langkah yang dijalankan Ponpes Al Ubaidah Kertosono tidak hanya selaras dengan nilai-nilai organisasi LDII, tetapi juga sejalan dengan arah pembangunan nasional. Pondok pesantren hadir sebagai bagian dari solusi dalam membangun masyarakat yang lebih tertib, sehat, dan berkarakter mulia.









