Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono mematangkan latihan bagi para santri yang ditugaskan sebagai petugas upacara Hari Santri 2026. Mereka mendapat pelatihan intensif dari Peltu Sumanto, personel Koramil 0810/06 Kertosono, sepanjang 19–21 Oktober 2026 di halaman pondok pesantren.
Latihan tersebut menjadi bagian dari pematangan petugas upacara menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, “Yang perlu ditanamkan kepada santri adalah nasionalismenya terlebih dahulu. Sebab, nasionalisme di kalangan generasi muda diduga mulai menurun. Karena itu, kita kembali menanamkan nilai-nilai tersebut kepada santri Al Ubaidah Kertosono,” ungkap Peltu Sumanto.
Ia menilai, pembinaan tersebut menjadi ikhtiar untuk meneguhkan semangat kebangsaan di kalangan santri. Selama tiga hari latihan, ia menyaksikan perubahan nyata, terutama dalam kesungguhan para santri menyerap arahan dan menerapkannya di setiap sesi latihan, “Perubahan para santri selama tiga hari latihan sangat terlihat. Apa yang disampaikan pelatih dilaksanakan dengan penuh semangat dan keseriusan. Karena itu, saya sangat antusias dalam melatih mereka,” imbuhnya.
Antusiasme terlihat dari M. Sahel Lesmana, salah satu santri yang terpilih sebagai petugas upacara. Ia mengaku bangga kembali memperoleh amanah tersebut. Sebelumnya, ia pernah bertugas sebagai petugas upacara di Ponpes Millenium Alfiena Lengkong, tempat ia menimba ilmu, “Dulu, di pondok sebelumnya, saya juga pernah menjadi petugas upacara. Saya kira setelah selesai dari pondok, saya tidak akan terpilih lagi. Alhamdulillah, saat mengikuti tes diklat di Ponpes Al Ubaidah Kertosono, saya kembali mendapat kesempatan ini. Saya merasa sangat bangga dan bahagia,” tuturnya.
Bagi Sahel, hal paling berkesan bukan semata-mata kesempatan menjadi petugas upacara, melainkan peluang menimba pengalaman langsung dari personel TNI dan Polri. Ketegasan para pelatih turut menempa kedisiplinan sekaligus merajut kekompakan di antara para santri yang sebelumnya belum saling mengenal, “Yang paling berkesan, saya bisa dididik langsung oleh personel TNI dan Polri. Dengan didikan yang tegas, kami bisa ditempa hanya dalam tiga hari. Padahal, sebelumnya kami belum saling mengenal, tetapi akhirnya bisa langsung kompak,” pungkasnya.

Peltu Sumanto personel Koramil 0810/06 Kertosono memberikan arahan kepada para santri, yang akan bertugas sebagai petugas upacara Hari Santri 2026. Upacara Hari Santri 2026 dilaksanakan di Ponpes Al Ubaidah pada 22 Oktober 2026. (Foto: Dok. Pidcrew)
Melalui pelatihan tersebut, para santri diharapkan mampu menunaikan tugasnya, sebagai petugas upacara Hari Santri Nasional secara tertib dan khidmat. Para pengurus Ponpes Al Ubaidah juga berharap, pelatihan itu menjadi pijakan untuk memupuk kedisiplinan, merawat kebersamaan, dan meneguhkan nasionalisme dalam diri santri.









