Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Nganjuk bersama Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKKUB) Kecamatan Kertosono dan panitia Indonesian Walk for Peace (IWFP) Nganjuk mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Senin (18/5/2026).
Kunjungan tersebut untuk membahas persiapan penyambutan rombongan bhikkhu, yang akan melintasi wilayah Nganjuk. Dinukil dari laman IWFP, perjalanan para bhikkhu asal Thailand dan Indonesia bersama umat dimulai dari Provinsi Bali, kemudian melintasi Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta dan berakhir di Candi Borobudur.
Rombongan bhikkhu dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Yoe Kiong, Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Rabu (20/5/2026). Terkait perhelatan tersebut, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Nganjuk, Eko Sutrisno, menyampaikan pihaknya memastikan seluruh kegiatan antarumat beragama di Kabupaten Nganjuk berjalan dengan aman dan lancar, “Pihak kami akan selalu hadir untuk memastikan setiap kegiatan berjalan lancar, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Untuk menunjang kelancaran kegiatan tersebut, panitia IWFP Nganjuk berharap dapat bersinergi dengan Ponpes Al Ubaidah Kertosono dalam penyediaan sarana pendukung perjalanan rombongan bhikkhu.
“Kami memohon bantuan Ponpes Al Ubaidah untuk memfasilitasi mobil elf long atau truk terbuka serta lima unit sepeda motor guna mengawal perjalanan para bhikkhu di wilayah Nganjuk,” ujar Ketua Panitia IWFP Nganjuk, Roy Sugianto.
Sementara itu, Humas Ponpes Al Ubaidah Kertosono, Abdul Khohar, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam mendukung kegiatan rohani antarumat beragama, “Ini menjadi ladang kebaikan bagi kita semua sebagai sesama manusia untuk saling membantu dan tolong-menolong selama kita mampu,” tuturnya.
Menurutnya, sikap saling membantu dapat melengkapi kekurangan satu sama lain serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat, “Walaupun setiap manusia memiliki kekurangan, dengan saling membantu kita dapat bersama-sama menuju kebaikan yang lebih sempurna,” tambahnya.
Tak hanya memberikan fasilitas pendukung, Ponpes Al Ubaidah juga dikabarkan siap turut memeriahkan perjalanan para bhikkhu menuju TITD Hok Yoe Kiong. Para santri nantinya akan dilibatkan sebagai bentuk praktik langsung toleransi, yang selama ini diajarkan di lingkungan pesantren.
“Para santri Ponpes Al Ubaidah selalu kami ajarkan rasa toleransi. Ini menjadi saat yang tepat bagi mereka untuk mempraktikkannya secara langsung dengan turut menyambut kedatangan para bhikkhu,” pungkasnya.









