Polres Nganjuk menegaskan pentingnya generasi muda menjauhi perilaku bullying atau perundungan. Hal tersebut ditegaskan saat memberikan materi di hadapan ratusan santri Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, pada Selasa (19/5/2026).
Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Nganjuk, AKP Ari Hartono, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa perilaku bullying dapat memberikan dampak serius terhadap kondisi mental korban, “Dampak bullying itu sangat mengerikan. Korban bisa mengalami depresi hingga muncul keinginan untuk mengakhiri hidup,” terangnya.
AKP Ari Hartono juga menyoroti fenomena generasi muda saat ini yang kerap memilih diam ketika menjadi korban perundungan. Menurutnya, rasa percaya diri perlu ditanamkan sebagai benteng menghadapi tekanan sosial dari lingkungan sekitar, “Tunjukkan rasa percaya diri. Jangan menunjukkan sikap takut atau sedih karena pelaku justru bisa semakin menjadi-jadi,” imbuhnya.
Menanggapi maraknya kasus perundungan di lingkungan sekolah maupun pesantren, Humas Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono, Rudy Hadi Wijaya, menegaskan pihak pesantren terus menanamkan nilai kerukunan dan kerja sama kepada para santri dalam kehidupan sehari-hari.
“Para santri kami arahkan untuk saling bekerja sama dalam menyelesaikan aktivitas sehari-hari. Hal itu dapat membangun rasa kebersamaan dan kerukunan di antara mereka,” tuturnya.
Rudy menambahkan, pihak pesantren juga akan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku bullying, “Bullying adalah tindakan yang tidak bermoral. Kami mengambil langkah tegas, pelaku bullying tidak akan kami luluskan dalam diklat kemubalighan di sini,” tegasnya.
Dengan adanya pembekalan tersebut, salah satu peserta diklat mubaligh, Ilyas Abdul Aziz, mengaku mendapat banyak pelajaran terkait pentingnya menjaga sikap dalam pergaulan.
“Bullying bisa terjadi di semua kalangan usia, baik muda maupun tua. Karena itu, kita harus menjadi pribadi yang toleran, tidak egois, dan mampu memilih lingkungan pergaulan yang baik,” ucapnya.









