Kementerian Kesehatan berupaya agar seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Untuk menyukseskan program tersebut, Puskesmas Kertosono bekerja sama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah mengadakan CKG bagi santri dan masyarakat sekitar pondok pada Kamis (7/5/2026).
Program CKG merupakan kegiatan rutin yang dijalankan Puskesmas Kertosono, sebagai upaya percepatan pembangunan kesehatan masyarakat. Melalui pemeriksaan kesehatan dasar, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi tubuh sejak dini, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pola hidup sehat.
Kepala Puskesmas Kertosono, dr. Cordila Elmadhani, menjelaskan CKG menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko penyakit yang kerap tidak disadari masyarakat, “Tujuan CKG ini yaitu untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit, melakukan penanganan sejak awal, kemudian meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Kesehatan Ponpes Al Ubaidah Kertosono, Ari Hendri Awana, menyampaikan kerja sama dengan Puskesmas Kertosono dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan santri tetap terjaga selama menjalani diklat di pondok, “Kami mengupayakan santri selalu dalam kondisi terbaik selama menjalani Diklat di Ponpes Al Ubaidah. Karena itu, kami bekerja sama dengan Puskesmas Kertosono,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para santri dan peserta diklat yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Salah satu peserta dari Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Baitul Jannah Malang, Indah Maharani, mengaku kegiatan tersebut sangat membantu peserta untuk mengetahui kondisi kesehatannya, “Alhamdulillah, dengan adanya skrining kesehatan jadi tahu kondisi tubuh kita. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan ditambah sosialisasi kesehatan agar menambah pengetahuan masyarakat,” tuturnya.










