Para wali murid Sekolah Dasar (SD) Al Ubaidah di Wisma Abdul Dhohir, Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur. Mereka mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD Al Ubaidah Kertosono, pada Kamis (14/5/2026).
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para orang tua yang hadir untuk mengetahui sistem pendidikan dan alur penerimaan peserta didik baru. Sosialisasi tersebut merupakan upaya membangun pendidikan berbasis karakter luhur, Yayasan Al Ubaidah terus melakukan pembenahan dalam kualitas pembelajaran dan pengembangan peserta didik.
Keseriusan tersebut diwujudkan melalui hadirnya gedung SD Al Ubaidah Kertosono yang kini siap menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya generasi penerus bangsa. Pembina Yayasan Al Ubaidah Kertosono, KH Jerry Quary, menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam mencetak generasi yang profesional dan religious, “Sistem pendidikan bagi generasi penerus LDII kini makin meluas. Kami selalu menanamkan nilai-nilai karakter luhur agar mampu menciptakan generasi yang profesional dan religius,” ujarnya.
Sekolah Dasar Al Ubaidah telah resmi terdaftar di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) 70056773. Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu menjadi salah satu lembaga pendidikan unggulan yang memadukan pendidikan akademik dan pembentukan karakter.
Ia menambahkan, pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam membentuk anak-anak yang berakhlakul karimah dan mandiri, “Sejak dini kita tanamkan karakter luhur, mengajarkan mereka agar senantiasa berakhlakul karimah, pandai dalam ilmu dunia dan akhirat, serta memiliki kemandirian sebagai bekal menata hidup di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SD Al Ubaidah Kertosono, Yayak Agus Subianto, menjelaskan bahwa pihak sekolah juga memberikan kemudahan akses transportasi bagi peserta didik, “Untuk mempermudah akses menuju sekolah, kami menyediakan bus sekolah gratis dengan keberangkatan dari Ponpes Al Ubaidah,” jelasnya.
Program pendidikan yang ditawarkan pun tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pembinaan spiritual dan karakter peserta didik. Salah satu pengajar SD Al Ubaidah Kertosono, Candra Frastika, menjelaskan sejumlah program unggulan sekolah, “Program unggulan kami yaitu anak-anak diharapkan mampu lancar membaca Al Quran, mandiri dalam beribadah, menerapkan karakter luhur, memiliki kemampuan melalui English Corner, serta mengembangkan minat, bakat, dan potensi individu,” terangnya.

Kegiatan pembukaan SPMB tersebut juga mendapat respons positif dari para wali murid. Salah satunya disampaikan oleh Muhammad Miftannashrilla Sulaiman, yang mengaku semakin memahami sistem penerimaan siswa setelah mengikuti kegiatan tersebut, “Pertemuan ini mengundang para orang tua wali murid dan guru pengajar, sehingga penjelasan alur masuknya jelas dan kami semakin yakin menyekolahkan anak kami di sini,” ujarnya.









