Warga Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah memeriahkan Hari Idul Adha dengan berbagi daging kurban. Mereka bahu-membahu menangani 98 hewan kurban dengan semangat gotong-royong pada Rabu (27/5/2026).
Pembina Ponpes Al Ubaidah Kertosono, KH Jery Quary, menegaskan ibadah kurban bukan sekadar prosesi penyembelihan hewan, melainkan juga sarana mempererat kerukunan antarsesama.
“Ibadah kurban ini banyak keutamaannya. Dengan bersama-sama menangani hewan kurban, kerukunan keluarga besar Ponpes Al Ubaidah Kertosono dan masyarakat sekitar dapat semakin meningkat,” ujarnya dalam tausiah saat salat Id.
Suasana penyembelihan semakin semarak ketika penjinak sapi andalan pesantren, Isnain, berhasil menjinakkan puluhan sapi kurban. Kemampuannya menarik perhatian warga yang menyaksikan prosesi tersebut.
Saat sapi tumbang terdengar suara keras terdengar. Warga yang berada di lokasi terpukau melihat kepiawaian Isnain dalam menangani hewan kurban berukuran besar. “Pak Isnain memang sudah menjadi andalan pesantren untuk menjinakkan hewan kurban. Sapi sebesar itu seakan takluk di hadapannya,” ujar Afiyanmar Brando, salah satu warga Ponpes Al Ubaidah, yang turut menyaksikan proses penyembelihan.
Memasuki siang hingga sore hari, suasana kebersamaan semakin terasa. Warga saling bahu membahu menyelesaikan berbagai pekerjaan, mulai dari menguliti hewan, memotong daging, hingga mengemasnya untuk didistribusikan kepada masyarakat sekitar.
“Ini sudah menjadi tradisi kami, saling berbagi di momen yang penuh kebahagiaan ini. Kami ingin menciptakan lingkungan yang rukun dan saling peduli,” kata Humas Ponpes Al Ubaidah, Abdul Khohar.
Tahun ini, Ponpes Al Ubaidah Kertosono menyembelih 34 ekor sapi dan 64 ekor kambing. Proses penyembelihan dan penanganan hewan kurban dilakukan selama dua hingga tiga hari pada hari tasyrik.
“Alhamdulillah, karena jumlah hewan kurban cukup banyak, kami memanfaatkan dua sampai tiga hari ke depan untuk proses penyembelihan dan peramutan,” tambah Abdul Khohar.

Perayaan Idul Adha di Ponpes Al Ubaidah Kertosono menjadi bukti ibadah kurban menghadirkan keberkahan, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antarsesama di tengah masyarakat.









