AL UBAIDAH
  • Beranda
  • Pengurus Ponpes
  • Berita
    • Hukum
    • Kegiatan
    • Kesehatan
    • Nasional
    • Opini
    • Sosial Politik
  • Network
    • DPP LDII
    • Ponpes Wali Barokah
    • Ponpes Gading Mangu
    • Generus Indonesia
    • Nuansa Persada
  • Hubungi Kami
No Result
View All Result
Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono
  • Beranda
  • Pengurus Ponpes
  • Berita
    • Hukum
    • Kegiatan
    • Kesehatan
    • Nasional
    • Opini
    • Sosial Politik
  • Network
    • DPP LDII
    • Ponpes Wali Barokah
    • Ponpes Gading Mangu
    • Generus Indonesia
    • Nuansa Persada
  • Hubungi Kami
No Result
View All Result
Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono
No Result
View All Result
Home Nasional

Polres Nganjuk: Kalau Kondisi Tidak Aman, Ibadah pun Jadi Sulit

February 23, 2022
in Nasional
0
Polres Nganjuk: Kalau Kondisi Tidak Aman, Ibadah pun Jadi Sulit
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Ngajuk (23/2). Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, KH Ubaidillah Al Hasaniy, mengundang Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk. Mereka diundang untuk memberi pemahaman mengenai Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada para calon juru dakwah LDII, yang akan terjun ke tengah-tengah masyarakat.

“Sebelum mereka melaksanakan tugas mengajar agama di tengah-tengah masyarakat, saya berharap mereka tak hanya memiliki bekal agama, tapi juga wawasan dan pengetahuan mengenai Kamtibmas,” ujar KH Ubaidillah Al Hasaniy yang biasa disapa KH Ubaid.

RelatedPosts

Habib Ubaidillah Sepakat dengan KH Said Aqil Siradj: Dakwah Harus Bijak

Saat Munas X LDII, Habib Ubaidillah Ingatkan Keserakahan Picu Ketidakstabilan Global

Ia menambahkan, dengan wawasan dan pengetahuan mengenai Kamtibmas, para juru dakwah LDII bisa menghindari paham-paham radikalisme yang jauh dari ajaran Islam, “Terutama para mubaligh-mubalighoh ini bisa berdakwah dengan sejuk, dan bahkan mampu membentengi masyarakat dari paham-paham yang merusak keutuhan bangsa,” imbuh KH Ubaid.

Menurutnya, semakin terbukanya dunia oleh teknologi komunikasi, makin banyak pula ideologi dan paham-paham yang menyesatkan. Bahkan jauh dari kata rahmatan lil alamin, “Ujung-ujungnya malah ingin menggulingkan pemerintah, mengganti ideologi Pancasila dan karena menganggap dirinya paling benar,” ujarnya.

Tindakan itu, menurut KH Ubaid bukan hanya merugikan umat Islam tapi juga merugikan umat agama lain. Senada dengan KH Ubaid, Kaurbinop Binmas Polres Nganjuk Inspektur Dua (Ipda) Dwi Purnomo mengatakan para santri harus dibekali wawasan dan pengetahuan mengenai Pancasila.

“Alquran adalah tuntunan umat Islam dalam beribadah kepada Allah, sementara Pancasila adalah tuntunan dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Dwi Purnomo. Untuk itu, ia berpesan agar para juru dakwah yang turun ke masyarakat, juga harus mengajarkan cinta tanah air dan bangsa, toleransi antar uma beragama, serta bergotong-royong. Tidak ada ajaran agama yang mengajarkan merusak atau ketidakbaikan.

Ia mengingatkan, juru dakwah harus berperan aktif dalam membangun rasa aman atau keamanan. Di mana aman bisa membuat seseorang merasa nyaman, terlindungi dari ancaman psikologis maupun ancaman fisik.

“Rasa aman itu kebutuhan dasar manusia. Bila kondisi tidak aman, bisa dipastikan ibadah tidak nyaman dan tidak bisa khusuk. Rasa aman ini tercipta karena kita upayakan,” ujarnya. Dwi Pramono sependapat dengan Kyai Ubaid, yang menurutnya justru pada zaman modern ini, ketika semua makin canggih justru ancaman meningkat.

Teknologi yang seharusnya membuat hidup manusia lebih baik, justru dijadikan alat untuk berbuat kejahatan dan kekerasan. Ia meminta, para juru dakwah agar berhati-hati dan bijaksana dalam bermedia sosial, “Media sosial dan internet menjadi wahana untuk mempengaruhi orang untuk melanggar bahkan merusak keamanan dan ketertiban masyarakat,” paparnya.

Apalagi para juru dakwah yang masih sangat muda, kadang labil. Para pelaku kejahatan kerap menyasar remaja yang sedang mencari jati diri. Di sinilah menurutnya, peran juru dakwah dalam menjaga umat agar gangguan Kamtibmas bisa ditanggulangi, sebelum berubah menjadi ancaman.

Related Posts

KH Ubaidillah Alhasaniy: Saat Wabah Merebak Vaksin Bisa Jadi Wajib

KH Ubaidillah Alhasaniy: Saat Wabah Merebak Vaksin Bisa Jadi Wajib

by tege
September 28, 2021
0

Kertosono (28/9). Vaksinasi massal di berbagai daerah, yang diinisiasi oleh pesantren-pesantren di lingkungan LDII, mendapat apresiasi dari pejabat pemerintah di...

Fanatik Boleh, Tapi yang Utama Jaga Kerukunan

Fanatik Boleh, Tapi yang Utama Jaga Kerukunan

by tege
February 23, 2022
0

Nganjuk (22/2). Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono mengundang Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Nganjuk, Mohammad Afif Fauzi, pada...

MUI DKI Jakarta: Muballigh-Muballighoh Itu Profesi Mulia, Selalu Niat Karena Allah

MUI DKI Jakarta: Muballigh-Muballighoh Itu Profesi Mulia, Selalu Niat Karena Allah

by tege
March 4, 2022
0

Nganjuk (3/3). Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta, KH Munahar Muchtar silaturahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono,...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kodim 0810 Nganjuk Dukung Santri Ponpes Al Ubaidah Jadi Abdi Negara

Kodim 0810 Nganjuk Dukung Santri Ponpes Al Ubaidah Jadi Abdi Negara

April 17, 2026
DLH Nganjuk Kunjungi Ponpes Al Ubaidah, Sinergi Ciptakan Lingkungan Asri

DLH Nganjuk Kunjungi Ponpes Al Ubaidah, Sinergi Ciptakan Lingkungan Asri

April 17, 2026
Sambut CAI 2026, Ponpes Al Ubaidah Partisipasi Pematangan Konsep dan Fasilitas

Sambut CAI 2026, Ponpes Al Ubaidah Partisipasi Pematangan Konsep dan Fasilitas

April 15, 2026
Dari Pesantren ke Dunia Digital, Admin Rugen Ajak Gen-Z Berkarya

Dari Pesantren ke Dunia Digital, Admin Rugen Ajak Gen-Z Berkarya

April 15, 2026
Pengajar Ponpes Al Ubaidah Tampil Memukau, Iringi Koreografi Persinas Asad di Munas X LDII

Pengajar Ponpes Al Ubaidah Tampil Memukau, Iringi Koreografi Persinas Asad di Munas X LDII

April 14, 2026
Santri Ponpes Al Ubaidah Hadiri Talkshow Kewirausahaan GenFest

Santri Ponpes Al Ubaidah Hadiri Talkshow Kewirausahaan GenFest

April 13, 2026

Komentar

  • Adi Iskandar on Meriahkan GenFest, De Sulthon Coffee Manjakan Selera Gen-Z
  • Kusuma Warsito Atmaja on Meriahkan GenFest, De Sulthon Coffee Manjakan Selera Gen-Z
  • adin mutohar on Ponpes Al Ubaidah Hadiri Undangan Halal Bihalal Bupati Nganjuk
  • agus sarwono on Gerakan Indonesia Asri, Ponpes Millenium Alfiena Gelar Kerja Bakti Bersama
  • adin mutohar on Gerakan Indonesia Asri, Ponpes Millenium Alfiena Gelar Kerja Bakti Bersama
Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono

Pondok Pesantren Al Ubaidah adalah pondok pesantren yang berlokasi di Kabupaten Nganjuk, Kecamatan Kertosono, Jawa Timur. Pesantren ini bertujuan menyiarkan agama Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits, serta membekali santri dengan life-skill (keterampilan) agar menjadi pribadi yang mandiri.

Berita Terkini

Kodim 0810 Nganjuk Dukung Santri Ponpes Al Ubaidah Jadi Abdi Negara

Kodim 0810 Nganjuk Dukung Santri Ponpes Al Ubaidah Jadi Abdi Negara

April 17, 2026
DLH Nganjuk Kunjungi Ponpes Al Ubaidah, Sinergi Ciptakan Lingkungan Asri

DLH Nganjuk Kunjungi Ponpes Al Ubaidah, Sinergi Ciptakan Lingkungan Asri

April 17, 2026

Alamat

Jl. Ahmad Yani No.100, Pelem, Kec. Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur 64314

© 1941-2026 Managed by DPP LDII

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pengurus Ponpes
  • Berita
    • Hukum
    • Kegiatan
    • Kesehatan
    • Nasional
    • Opini
    • Sosial Politik
  • Network
    • DPP LDII
    • Ponpes Wali Barokah
    • Ponpes Gading Mangu
    • Generus Indonesia
    • Nuansa Persada
  • Hubungi Kami

© 1941-2026 Managed by DPP LDII