Pondok Pesantren (Ponpes) Millenium Alfiena, Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Gerakan Serentak Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (30/9/2026) tersebut, merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan bersama DPD dan DPW LDII Jawa Timur dengan melibatkan fasilitas kesehatan setempat.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 232 peserta terdiri atas 164 santri dan 68 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang digelar di halaman Ponpes Millenium Alfiena. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.
Ponpes Millenium Alfiena berperan sebagai penyedia tempat pelaksanaan kegiatan yang menyasar santri serta masyarakat di lingkungan sekitar pesantren. Ketua PC LDII Kecamatan Lengkong, Zamzurianto, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menyukseskan program Indonesia Sehat.
Menurutnya, pelaksanaan berbagai program pemerintah membutuhkan keterlibatan sejumlah pihak, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan agar program yang telah direncanakan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Program pemerintah perlu didukung bersama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan CKG yang dilaksanakan ponpes tersebut merupakan program Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan DPD dan DPW LDII Jawa Timur, yang melibatkan fasilitas kesehatan di wilayah setempat. Dari sisi pelayanan kesehatan, Apriliana Ayu Marantika dari Polindes Desa Lengkong menjelaskan, CKG bertujuan memberikan akses pemeriksaan kesehatan preventif bagi santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren.
Pemeriksaan dilakukan untuk membantu mendeteksi secara dini berbagai potensi gangguan kesehatan, di antaranya hipertensi, diabetes, serta sejumlah kondisi kesehatan lainnya, “Pemeriksaan ini menjadi salah satu upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat, sehingga apabila ditemukan masalah kesehatan dapat dilakukan tindak lanjut sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi. Santri dan warga dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga lanjut usia, berkumpul di lokasi untuk mengikuti pemeriksaan. Dengan hadirnya layanan kesehatan secara langsung di lingkungan pesantren, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan tanpa dipungut biaya.
Apriliana berharap kegiatan tersebut dapat mendorong terciptanya lingkungan pesantren dan permukiman sekitar yang semakin sehat. Masyarakat yang telah mengetahui kondisi kesehatannya diharapkan dapat lebih mandiri dalam menjaga pola hidup serta melakukan pemeriksaan lanjutan apabila diperlukan. Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga diimbau menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
“Langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan kamar atau asrama, serta memperhatikan kebersihan dan sanitasi air. Santri dan masyarakat juga diingatkan untuk menjaga pola makan bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan air putih, serta mengatur waktu istirahat di tengah aktivitas sehari-hari,” tutur Apriliana.
Ia meminta warga, apabila mengalami keluhan kesehatan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat dan tidak menunggu sampai kondisi semakin parah. Kegiatan CKG tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pelayanan kesehatan sesaat. Sinergi antara pesantren, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan fasilitas kesehatan setempat diharapkan dapat terus terjalin melalui edukasi kesehatan maupun pemeriksaan secara berkala.
Kegiatan turut dihadiri perwakilan tenaga kesehatan dari Puskesmas, Polindes Desa Lengkong, Ketua PC LDII Kecamatan Lengkong, Humas Ponpes Millenium Alfiena, serta kader desa. Kolaborasi tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk santri sebagai salah satu kelompok sasaran.

Bagi Ponpes Millenium Alfiena, penyediaan halaman pondok sebagai lokasi pemeriksaan menjadi bagian dari keterlibatan lingkungan pesantren dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekitar. Melalui kegiatan tersebut, pemeriksaan kesehatan tidak hanya menjadi sarana untuk mengetahui kondisi tubuh, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari kualitas hidup masyarakat.









