AL UBAIDAH
  • Beranda
  • Pengurus Ponpes
  • Berita
    • Hukum
    • Kegiatan
    • Kesehatan
    • Nasional
    • Opini
    • Sosial Politik
  • Network
    • DPP LDII
    • Ponpes Wali Barokah
    • Ponpes Gading Mangu
    • Generus Indonesia
    • Nuansa Persada
  • Hubungi Kami
No Result
View All Result
Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono
  • Beranda
  • Pengurus Ponpes
  • Berita
    • Hukum
    • Kegiatan
    • Kesehatan
    • Nasional
    • Opini
    • Sosial Politik
  • Network
    • DPP LDII
    • Ponpes Wali Barokah
    • Ponpes Gading Mangu
    • Generus Indonesia
    • Nuansa Persada
  • Hubungi Kami
No Result
View All Result
Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono
No Result
View All Result
Home Nasional

Bupati Nganjuk: Tugas Pemerintah Bangun Fisik dan Pengetahuan, Membangun Rohani Tugas Para Kyai

March 11, 2022
in Nasional
0
Bupati Nganjuk: Tugas Pemerintah Bangun Fisik dan Pengetahuan, Membangun Rohani Tugas Para Kyai
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Nganjuk (10/3). Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, meresmikan rumah susun (Rusun) santri Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Jawa Timur pada Kamis (10/3). Di depan para hadirin, ia mengingatkan tugas pemerintah daerah yakni membangun fisik, sementara ilmu pengetahuan oleh para guru.

“Sementara masalah pembangunan rohani bagi umat Islam dilakukan oleh para ulama dan kyai,” ujar Marhaen Djumadi, yang akrab disapa Kang Marhaen. Ia mengatakan, zaman kini berubah yang juga mempengaruhi pondok-pondok pesantren.

RelatedPosts

Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Ponpes Al Ubaidah Komitmen Dukung Ekonomi Kerakyatan

Perjuangan Marsinah Jadi Inspirasi Para Santri Ponpes Al Ubaidah

Menurutnya, dahulu kesan mengenai pondok pesantren itu kumuh dan sempit. Kamar mandinya kotor, “Tapi kini, pondok pesantren makin modern bahkan bangunannya setara hotel,” ujarnya. Kang Marhaen berharap, dengan kondisi yang sangat baik tersebut, pondok-pondok pesantren melahirkan generasi yang unggul.

“Negara dan Pemerintah Daerah Nganjuk memerlukan sumberdaya manusia terbaik. Untuk itu, kami berharap para santri, mubaligh dan mubalighoh terus mencari dan menambah ilmu, karena pemerintah membutuhkan sumberdaya manusia yang rohaninya juga baik,” ungkapnya.

Para mubaligh dan mubalighoh, menurut Kang Marhaen harus dikembangkan pengetahuan dan wawasannya, “Dengan demikian sarana prasarana untkuk menuntut ilmu agama juga harus terus diperbaiki,” pungkasnya. Dengan juru dakwah yang berwawasan, mereka bisa mewaspadai gerakan-gerakan radikalisme yang memecah belah bangsa.

Umat Islam menurut Marhaen Djumadi, memiliki kewajiban untuk menjaga kebhinnekaan Indonesia. Senada dengan Kang Marhaen, KH. Ubaidillah Al Hasaniy pengasuh Pondok Pesantren Al Ubaidah mengatakan ia mengkhawatirkan para santri yang tak memiliki wawasan kebangsaan, “Saat di pesantren mereka akan baik-baik saja, tapi begitu lulus dan berada di tengah masyarakat, mereka akan menjumpai berbagai pemikiran salah satunya radikalisme,” ungkap KH.Ubaidillah.

Pentingnya wawasan kebangsaan bagi para santri, mendorong Ponpes Al Ubaidah menggalang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag), Kodim dan Polsek Nganjuk, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memberikan materi wawasan kebangsaan, bela negara, dan etika berdakwah.

“Program tersebut menjadi program rutin, pemerintah kabupaten, Kemenag, aparat, dan MUI memberikan materi setiap bulan bagi para santri yang menjalani ujian dan diklat terakhir di pondok ini,” ujar KH. Ubaidillah yang akrab disapa Habib Ubaid.

Ia meyakini, para santri dan santriwati LDII yang nanti menjadi dai dan daiyah mampu menjaga NKRI dan selalu bersyukur atas jasa pendahulu, “Pondok pesantren mengajarkan agama sekaligus wawasan kebangsaan, sehingga dapat melahirkan generasi yang alim-fakih, berakhlakul karimah dan mandiri,” ujar Habib Ubaid.

Ketidakseimbangan antara pendidikan jasmani dan rohani, menurut Habib Ubaid hanya menghasilkan generasi yang tidak bersyukur atas jasa pemerintah. Mereka hanya menganggap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Harga Mati hanya slogan, “Padahal mereka lahir di Indonesia, dididik dan bekerja di Indonesia, jadi pejabat di Indonesia tapi tidak bisa melihat jasa pemerintah,” keluhnya.

Habib Ubaid menegaskan, keberadaan rusun santri tersebut merupakan rezeki yang tak diduga-duga dan merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada Ponpes Al Ubaidah, “Kami atas nama pribadi dan lembaga mengapresiasi, bersyukur dan berterima masih atas bantuan semua pihak,” ujarnya.

Namun, menurutnya pihaknya akan membalas jasa semua pihak tersebut dengan harta terbesar yang dimiliki Ponpes Al Ubaidah, “Harta kami adalah para santri, mereka generasi penerus yang akan membantu pemerintah dalam segala aspek pembangunan. Untuk itu kami berkomitmen meningkatkan kualitas mereka, baik dari sisi keagamaan maupun wawasan kebangsaan,” tutupnya.

Rusun santri yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diberikan ke Ponpes Al Ubaidah, terdiri dari dua lantai yang dilengkapi 69 tempat tidur. Lokasinya berada di sebelah Ponpes Al Ubaidah, tepat di perumahan para guru dan pengurus ponpes.

Pembangunan rusun santri di Ponpes Al Ubaidah tersebut, merupakan aspirasi dari politisi PDIP sekaligus Anggota DPR RI, Mindo Sianipar. (kim/*)

Related Posts

KH Ubaidillah Alhasaniy: Saat Wabah Merebak Vaksin Bisa Jadi Wajib

KH Ubaidillah Alhasaniy: Saat Wabah Merebak Vaksin Bisa Jadi Wajib

by tege
September 28, 2021
0

Kertosono (28/9). Vaksinasi massal di berbagai daerah, yang diinisiasi oleh pesantren-pesantren di lingkungan LDII, mendapat apresiasi dari pejabat pemerintah di...

Fanatik Boleh, Tapi yang Utama Jaga Kerukunan

Fanatik Boleh, Tapi yang Utama Jaga Kerukunan

by tege
February 23, 2022
0

Nganjuk (22/2). Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono mengundang Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Nganjuk, Mohammad Afif Fauzi, pada...

Polres Nganjuk: Kalau Kondisi Tidak Aman, Ibadah pun Jadi Sulit

Polres Nganjuk: Kalau Kondisi Tidak Aman, Ibadah pun Jadi Sulit

by tege
February 23, 2022
0

Ngajuk (23/2). Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, KH Ubaidillah Al Hasaniy, mengundang Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk. Mereka diundang...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tingkatkan Kompetensi Juru Sembelih Hewan Kurban, Pengurus Ponpes Al Ubaidah Hadiri Sosialisasi ASUH

Tingkatkan Kompetensi Juru Sembelih Hewan Kurban, Pengurus Ponpes Al Ubaidah Hadiri Sosialisasi ASUH

May 23, 2026
Murur dan Tanazul Jadi Kekhawatiran Jamaah Haji, Berikut Penjelasan Pembina Ponpes Al Ubaidah

Murur dan Tanazul Jadi Kekhawatiran Jamaah Haji, Berikut Penjelasan Pembina Ponpes Al Ubaidah

May 22, 2026
Kodim 0810 Nganjuk Ajak Santri Ponpes Al Ubaidah Pahami Bela Negara Kala Budaya Lokal Meluntur

Kodim 0810 Nganjuk Ajak Santri Ponpes Al Ubaidah Pahami Bela Negara Kala Budaya Lokal Meluntur

May 22, 2026
Kejari Nganjuk Bekali Santri Ponpes Al Ubaidah dengan Wawasan 4 Pilar Kebangsaan

Kejari Nganjuk Bekali Santri Ponpes Al Ubaidah dengan Wawasan 4 Pilar Kebangsaan

May 22, 2026
Senkom Mitra Polri Ponpes Al Ubaidah Partisipasi Pengamanan IWFP 2026

Senkom Mitra Polri Ponpes Al Ubaidah Partisipasi Pengamanan IWFP 2026

May 20, 2026
Santri dan Bhikkhu Bertemu di Kertosono, Toleransi Menggema di Jalan Raya

Santri dan Bhikkhu Bertemu di Kertosono, Toleransi Menggema di Jalan Raya

May 20, 2026

Komentar

  • adin mutohar on Kunjungi Ponpes Al Ubaidah, Polsek Kertosono Undang Apel Kamtibmas
  • ALI HASAN ALHUDA 354 on Polres Nganjuk: Santri Harus Bentengi Diri dari Radikalisme dengan Pemahaman Agama yang Benar
  • Adi Iskandar on Meriahkan GenFest, De Sulthon Coffee Manjakan Selera Gen-Z
  • Kusuma Warsito Atmaja on Meriahkan GenFest, De Sulthon Coffee Manjakan Selera Gen-Z
  • adin mutohar on Ponpes Al Ubaidah Hadiri Undangan Halal Bihalal Bupati Nganjuk
Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono

Pondok Pesantren Al Ubaidah adalah pondok pesantren yang berlokasi di Kabupaten Nganjuk, Kecamatan Kertosono, Jawa Timur. Pesantren ini bertujuan menyiarkan agama Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits, serta membekali santri dengan life-skill (keterampilan) agar menjadi pribadi yang mandiri.

Berita Terkini

Tingkatkan Kompetensi Juru Sembelih Hewan Kurban, Pengurus Ponpes Al Ubaidah Hadiri Sosialisasi ASUH

Tingkatkan Kompetensi Juru Sembelih Hewan Kurban, Pengurus Ponpes Al Ubaidah Hadiri Sosialisasi ASUH

May 23, 2026

Alamat

Jl. Ahmad Yani No.100, Pelem, Kec. Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur 64314

© 1941-2026 Managed by DPP LDII

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pengurus Ponpes
  • Berita
    • Hukum
    • Kegiatan
    • Kesehatan
    • Nasional
    • Opini
    • Sosial Politik
  • Network
    • DPP LDII
    • Ponpes Wali Barokah
    • Ponpes Gading Mangu
    • Generus Indonesia
    • Nuansa Persada
  • Hubungi Kami

© 1941-2026 Managed by DPP LDII