Kepala Bidang Operasional (KBO) Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polres Nganjuk, Ipda Hadi Prayitno, memberikan materi tentang wawasan kebangsaan kepada para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (21/4/2026) di Ponpes Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur.
Dalam paparannya, Ipda Hadi Prayitno membangkitkan semangat para santri dengan mengutip pesan inspiratif Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia,” ujarnya.
Melalui kutipan tersebut, ia menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai penentu masa depan bangsa. Santri, menurutnya, memiliki posisi strategis untuk menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebaikan bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh santri Ponpes Al Ubaidah untuk menanamkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, toleransi menjadi salah satu kunci terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis, “Jika kita menerapkan sikap toleransi, maka kita akan merasakan kenyamanan dan kehidupan akan menjadi lebih tenang,” jelasnya.
Ia turut berpesan agar para santri menjauhi perilaku intoleran dalam bentuk apa pun. Menurutnya, sikap tersebut dapat memicu dampak buruk, baik bagi korban maupun pelakunya sendiri, “Tindakan intoleran juga termasuk bullying dan perundungan. Dampaknya tidak hanya dirasakan korban, tetapi juga pelaku serta lingkungan sekitarnya,” tambahnya.









