AL UBAIDAH
  • Beranda
  • Pengurus Ponpes
  • Berita
    • Hukum
    • Kegiatan
    • Kesehatan
    • Nasional
    • Opini
    • Sosial Politik
  • Network
    • DPP LDII
    • Ponpes Wali Barokah
    • Ponpes Gading Mangu
    • Generus Indonesia
    • Nuansa Persada
  • Kontak Pengurus
No Result
View All Result
Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono
  • Beranda
  • Pengurus Ponpes
  • Berita
    • Hukum
    • Kegiatan
    • Kesehatan
    • Nasional
    • Opini
    • Sosial Politik
  • Network
    • DPP LDII
    • Ponpes Wali Barokah
    • Ponpes Gading Mangu
    • Generus Indonesia
    • Nuansa Persada
  • Kontak Pengurus
No Result
View All Result
Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono
No Result
View All Result
Home Opini

Ada Kewajiban Seorang Muslim yang Tak Boleh Diabaikan, Apa Itu?

October 30, 2026
in Opini
0
Ada Kewajiban Seorang Muslim yang Tak Boleh Diabaikan, Apa Itu?
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Setelah seseorang membaca syahadat, ia dituntut melaksanakan kewajibannya, yakni menjalankan syariat Islam. Hal tersebut ditegaskan Guru Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah KH Jerry Quary.

“Bahkan syariat Islam bagi setiap muslim bukan sekadar kewajiban, melainkan prinsip yang harus selalu dipegang teguh sepanjang kehidupannya,” tegas KH Jerry Quary dalam nasihat ba’da Jumat di Ponpes Al Ubaidah Kertosono, Jumat (30/10/2026).

RelatedPosts

Muhasabah Amalan, Jangan Sampai Kesibukan Lalaikan Akhirat

Murur dan Tanazul Jadi Kekhawatiran Jamaah Haji, Berikut Penjelasan Pembina Ponpes Al Ubaidah

Ia menjelaslan, sebagai umat Nabi Muhammad SAW, setiap muslim wajib menetapi agama Islam beserta seluruh syariatnya. Sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Maidah ayat 3, Islam telah disempurnakan sebagai agama, “Pondasi dalam menetapinya pun telah ditegaskan melalui lima perkara, yaitu syahadat, salat, zakat, puasa Ramadan, dan haji bagi yang mampu,” tutur Dewan Penasehat DPP LDII itu.

Menurut KH Jerry, kewajiban beribadah kepada Allah SWT berlaku sejak manusia dilahirkan hingga akhir hayat. Namun, seiring bertambahnya jumlah manusia, masih banyak yang belum memahami tata cara menetapi ibadah sesuai tuntunan agama, “Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa setiap muslim tidak cukup hanya memiliki keinginan untuk beribadah, tetapi juga harus memahami ketentuan yang mendasarinya,” tegasnya.

Menurutnya, tujuan utama setiap ibadah tidak lain adalah untuk menyembah Allah SWT. Adapun tata cara pelaksanaannya telah diperjelas melalui ketentuan dan tuntunan, yang bersumber dari Al Quran dan Hadis. Oleh karena itu, setiap muslim terus mengkaji ilmu agama dengan cara mengaji, agar amalan yang dikerjakan tidak sekadar terlihat baik, tetapi juga benar menurut syariat dan dilandasi niat yang ikhlas.

Ia memberikan gambaran tentang pentingnya menjaga ketepatan amalan dan niat dalam beribadah. “Contoh gambaran ketika berada di depan Kabah kita justru sibuk berswafoto, saat wukuf di Arafah kembali berswafoto, bahkan ketika melempar jumrah pun masih mengutamakan berfoto. Jangan mengira segala sesuatu yang tampak sebagai ibadah pasti benar, apabila tidak sesuai dengan tuntunan dan niat yang semestinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kewajiban beribadah tidak mengenal batas waktu sebagaimana pekerjaan yang memiliki jam kerja maupun masa pensiun. Selama hayat masih dikandung badan, seorang muslim tetap memiliki kewajiban untuk beribadah kepada Allah SWT.

“Karena itu, umur, kesehatan, dan kesempatan yang masih diberikan hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbanyak amal saleh. Jangan sampai kelak muncul penyesalan ketika seluruh nikmat tersebut dimintai pertanggungjawaban di akhirat,” tuturnya.

Dalam kaitannya dengan kehidupan santri, ia mengibaratkan keberhasilan seseorang dengan kedisiplinan prajurit yang senantiasa menaati aturan dan jadwal kegiatan. Mulai dari waktu latihan, penerimaan materi, hingga aktivitas harian lainnya, seluruhnya dijalankan sesuai ketentuan.

“Kedisiplinan menjadi pelajaran bagi para santri agar selalu menaati peraturan pondok sebagai bagian dari ikhtiar meraih keberhasilan, kelulusan, dan keberkahan ilmu,” paparnya.

Menutup nasihatnya, ia menambahkan keberadaan program “Diklat Tes di Pondok Pesantren Al Ubaidah” merupakan salah satu upaya untuk mencetak mubaligh dan mubalighot yang kompeten. Melalui program tersebut, diharapkan lahir generasi juru dakwah yang mampu menjaga kelestarian agama Islam serta menyebarluaskan dakwah, hingga ke seluruh penjuru Nusantara, bahkan mancanegara.

Tags: KH Jerry QuaryPonpes Al UbaidahSyariat Islam

Related Posts

Santri Bisa Jadi Solusi Bangsa yang Terpuruk

Santri Bisa Jadi Solusi Bangsa yang Terpuruk

by tege
October 18, 2015
0

Jakarta (22/10). Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Sejak...

Murur dan Tanazul Jadi Kekhawatiran Jamaah Haji, Berikut Penjelasan Pembina Ponpes Al Ubaidah

Murur dan Tanazul Jadi Kekhawatiran Jamaah Haji, Berikut Penjelasan Pembina Ponpes Al Ubaidah

by admin_lc
May 22, 2026
0

Dalam tiga tahun terakhir pelaksanaan ibadah haji, para jamaah mempertanyakan keabsahan pelaksanaan haji mereka bila tidak bermalam di Muzdalifah (murur)...

Muhasabah Amalan, Jangan Sampai Kesibukan Lalaikan Akhirat

Muhasabah Amalan, Jangan Sampai Kesibukan Lalaikan Akhirat

by admin_lc
October 25, 2026
0

Manusia yang cerdas menurut Rasulullah adalah mereka yang selalu menghitung amalannya. Kebiasaan ini semacam perilaku mengevaluasi diri, agar kehidupan dunia...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ponpes Al Ubaidah Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Kehangatan Keluarga

Ponpes Al Ubaidah Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Kehangatan Keluarga

October 30, 2026
Ada Kewajiban Seorang Muslim yang Tak Boleh Diabaikan, Apa Itu?

Ada Kewajiban Seorang Muslim yang Tak Boleh Diabaikan, Apa Itu?

October 30, 2026
Ponpes Al Ubaidah Bekali Guru dengan Psikologi Pendidikan

Ponpes Al Ubaidah Bekali Guru dengan Psikologi Pendidikan

October 28, 2026
Perpustakaan Keliling Sapa Ponpes Millenium Alfiena, Santri dan Dewan Guru Antusias Membaca

Perpustakaan Keliling Sapa Ponpes Millenium Alfiena, Santri dan Dewan Guru Antusias Membaca

October 28, 2026
Ponpes Al Ubaidah Helat Seremoni Puncak Hari Santri Nasional 2026

Ponpes Al Ubaidah Helat Seremoni Puncak Hari Santri Nasional 2026

October 26, 2026
Kejari Nganjuk Tanamkan Kesadaran Hukum dan Nasionalisme kepada Santri Ponpes Al Ubaidah

Kejari Nganjuk Tanamkan Kesadaran Hukum dan Nasionalisme kepada Santri Ponpes Al Ubaidah

October 25, 2026

Komentar

  • adin mutohar on Kunjungi Ponpes Al Ubaidah, Polsek Kertosono Undang Apel Kamtibmas
  • ALI HASAN ALHUDA 354 on Polres Nganjuk: Santri Harus Bentengi Diri dari Radikalisme dengan Pemahaman Agama yang Benar
  • Adi Iskandar on Meriahkan GenFest, De Sulthon Coffee Manjakan Selera Gen-Z
  • Kusuma Warsito Atmaja on Meriahkan GenFest, De Sulthon Coffee Manjakan Selera Gen-Z
  • adin mutohar on Ponpes Al Ubaidah Hadiri Undangan Halal Bihalal Bupati Nganjuk
Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono

Pondok Pesantren Al Ubaidah adalah pondok pesantren yang berlokasi di Kabupaten Nganjuk, Kecamatan Kertosono, Jawa Timur. Pesantren ini bertujuan menyiarkan agama Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits, serta membekali santri dengan life-skill (keterampilan) agar menjadi pribadi yang mandiri.

Berita Terkini

Ponpes Al Ubaidah Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Kehangatan Keluarga

Ponpes Al Ubaidah Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Kehangatan Keluarga

October 30, 2026
Ada Kewajiban Seorang Muslim yang Tak Boleh Diabaikan, Apa Itu?

Ada Kewajiban Seorang Muslim yang Tak Boleh Diabaikan, Apa Itu?

October 30, 2026

Alamat

Jl. Ahmad Yani No.100, Pelem, Kec. Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur 64314

Google Map

© 1941-2026 Managed by DPP LDII

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pengurus Ponpes
  • Berita
    • Hukum
    • Kegiatan
    • Kesehatan
    • Nasional
    • Opini
    • Sosial Politik
  • Network
    • DPP LDII
    • Ponpes Wali Barokah
    • Ponpes Gading Mangu
    • Generus Indonesia
    • Nuansa Persada
  • Kontak Pengurus

© 1941-2026 Managed by DPP LDII